Sudah ada niat dalam hati,¨besok pagi saya harus bisa bangun pagi,saya akan lari pagi muter mengelilingi setadion¨,bisikan dalam hati saya. Sesuai dengan niat,akhirnya saya biasa bangun pagi,walaupun saya harus di bangunkan teman. Jauh-jauh dari Solo teman membangunkan saya. Tidak mungki dia datang jauh-jauh dari Solo ke Kebumen hanya untuk membangunkan saya,dia membangunkan saya hanya menggunakan telpon selular. Hal seperti itu sering dia lakukan,hampir tiap pagi dia lakukan hal seperti itu.

Dengan memakai celana kolor  warna biru dan kaos oblong putih,dengan  pedenya saya lari menuju setadion. Beranjak dari Desa Karangsari,Kebumen,hanya berjalan santai dan sedikit lari kecil menuju Setadion Kebumen. Sesuai dengan niat semalam,saya lakukan niat tersebut. Dengan santai saya melakuka,pelan,menikmati,terus dan terus sampai berputar mengelilingi setadion.

Hanya satu putaran saya mengelilingi setadion,saya sudah merasa kecapean,mungkin karena saya tidak pernah melakukan olahraga,sehingga baru satu putaran saya sudah merasa kecapean. Ada seorang cewe bisa mengelilingi setadion  2 sampai 3 kali putaran,heran saya,padahal saya baru satu putaran  saja  sudah cape.  Mungkin karena dia sudah terbiasa  lari pagi,sehingga dia bisa lari mengelilingi setadion 2  sampai 3 kali putaran.

Saya baru tau kalau setadion itu namanya setadion candradimuka ,mungkin karena saya masih baru tinggal di Kebumen,apa karena saking katroknya saya,sampai-sampai nama setadion Kebumen saja tidak tau,padahal sudah sering terlewati.

Rame sekali pagi ini,tidak seperti pagi-pagi biasanya. Yang biasanya tidak pernah lari pagi,pada keluar lari pagi menikmati hari liburnya. Sama perti saya,tapi mending masih mau bangun pagi dan lari pagi,dari pada tidak sama sekali.