Berhari-hari mengikuti acara diskusi bersama Indipt. Awalnya hanya terbengong tidak tau maksud dan tujuannya,sedikt demi sedikit mencoba berfikir sebenarnya apa maksud dari mereka “Indipt”. Bukan hanya memahami materi diskusi,pemikiran teman-teman juga tak luput dari  incaran saya. Saya adalah orang baru di Indipt,harus bisa menyesuaikan diri dan bisa memahami satu persatu dari mereka “Indipt”. Minimal itu yang harus di kuasai,karena keterbatasan kemampuan yang saya miliki.

Maksud dari apa yang di diskusikan adalah,Indipt membuat program perencanaan sekolah alternatif,yang akan di adakan di dukuh Gandu Desa Tanjungsari,Petanahan,Kebumen. ” Jika di pahami sekolah alternatif tersebut bentuknya seperti perlombaan,tapi kenapa baru sekarang di buat perencanaannya,padahal perlombaan-perlombaan dan pelatihan sudah sering di lakukan berkali-kali di dukuh Gandu,kenapa baru di buat perencanaan ?.”,pertanyaan dalam hati menunjukan muka ketidak pahaman.

” Sebenarnya saya bisa membuat ini semua ‘perencanaan program’,tapi saya kepingin teman-teman bisa bagaimana cara membuat program yang lebih bagus,tentunya dengan cara mind map yang tiap jumat pagi kita pelajari. Jadi,teman-teman tidak hanya menjalankan program saja,tapi tau bagaimana cara membuat perencanaan sampai pertanggungjawabannya.”,di sampaikan Direktu Indipt dalam acara diskusi bersama,Rabu 7 mei 2008 di kantor Indipt.

Mendengar penjelasan tersebut,pertanyaan dalam hatipun terjawab sudah. Mungkin temen-temen juga mengalami hal yang sama seperti apa yang saya pikirkan,atau juga temen-temen sudah lebih paham dari apa yang saya pikirkan. Melihat kegiatan yang sudah sering di lakukan,ternyata ada sebagian temen-temen yang tidak paham dengan apa yang saya pikirkan. Antara pemikiranku sedikit beda dengan pemikiran temen-temen. Memang,setiap manusia cara pikirnya berbeda-beda,tapi apakah salah jika mencoba membaca pola pikir orang lain dan menyearahkan pemikiran. Belajar memahami pemikiran orang ternyata tidak mudah,perlu kejelian membaca orang lain dan cara-cara membaca pikiran orang lain.