Halo teman-teman, kita telah mengikuti sekolah pertanian dan peternakan alternatif selama 3 hari, yang bertempat di sekitar lahan pertanian dan peternakan milik Pak Habib Desa Maduretno, Buluspesantren, Kebumen. Adapun peserta yang mengikuti sekolah sekitar 19 orang, di antaranya 12 peserta laki-laki dan 3 peserta perempuan, yang semuanya dari warga Gandu Desa Tanjungsari, Petanahan, Kebumen. Dan 4 orang dari INDIPT sebagai koordinator atau fasilitator pelaksana kegiatan tersebut. Kegiatan sekolah tersebut direncanakan berlangsung selama 3 hari, yaitu mulai dari tanggal 26 sampai dengan 28 April  2008, tentunya dengan materi yang sudah di persiapkan sebelumnya.

Tujuan dari sekolah ini tidak lepas dari visi misi program sekolah alternatif yang akan di adakan di Dukuh Gandu, yang di antaranya sudah di tulis di sini. Adapun materi yang di pelajari dalam sekolah tersebut di antaranya adalah 1). Mengenal sapi milik Pak Habib. 2). Mengenal tanaman milik Pak Habib. 3). Pembuatan pupuk kandang “organik”. 4). Cara penggemukan dan membuat “meransum” makanan sapi. 5).Cara pengawetan makanan sapi. 6). Cara menanam dan merawat tanaman. 7). Marketing pertanian dan peternakan. 8). Dialog dengan Pak Habib “ cara merintis usahanya ”.9). Dialog dengan Masyarakat setempat “ pertanian “.

Dari sekian materi yang akan di pelajari, di harapkan peserta setelah mengikuti sekolah selama 3 hari ini nanti bisa mengembangkan ilmunya di daerah sendiri,dan bisa membantu program sekolah alternatif yang akan di adakan di Dukuh Gandu. Karena materi tersebut berdasarkan keinginan peserta,di harapkan materi tersebut juga bisa menjwab problem atau masalah yang ada di Dukuh Gandu, yang selama ini belum terjawab. Begitu  juga dengan program sekolah alternatif yang kita adakan, karena, selama ini materi pembelajaran sekolah formal di rasa belum bisa menjawab problem atau masalah yang ada di masyarakat.

Sekolah 3 hari ini adalah salah satu bentuk awal dari sekolah alternatif yang akan di adakan di Dukuh Gandu. Dan nantinya peserta yang mengikuti sekolah ini, bisa menggerakan atau bisa menjadi pelopor program sekolah alternatif tersebut. Jadi, sekolah 3 hari ini sangat berkaitan sekali dengan program sekolah alternatif yang akan diadakan di Dukuh Gandu.