Belajar Petanian dan Peternakan (6): Pertemuan di Kelas

Setelah makan siang sekitar pukul 14.00 WIB peserta diajak fasilitator kumpu, tepatnya di ruang kelas MI Maduretno, kelas VI lantai 2. Karena tempat duduk dan meja tidak mencukupi, M.Kharis dibantu peserta cowo menambah tempat duduk dan meja dari  ruang kelas sebelah “kelas V”. Tempat duduk dan meja disusun layaknya anak sekolah, namun di sini sedikit melingkar tidak lurus dan serapi sekolah formal.

Mba Supra yang pertama memfasilitasi, beliau memberikan beberapa pertanyaan. “Apa yang ingin dipelajari dan hal-hal apa yang akan di tanyakan pada mas Habib selama tiga hari kedepan, tentunya setelah melihat peternakan dan pertanian beliau.”, menwarkan. Mba Supra hanya mendata keinginan dan beberapa pertanyaan, sedang untuk jawaban tersebut akan dijawab langsung oleh mas Habib. Banyak hal yang ingin dipelajari dan ditanyakan pada mas Habib, dari pertanian, peternakan, menejemen, bahkan sampai perjalanan usahanya.

Setelah sekian banyak keinginan dan pertanyaan yang di ungkapkan, barulah mas Habib menjawabnya. Dengan lantang beliau menjelaskan dari masalah pertanian, peternakan, dan menejemen, beliau hanya menerangkan garis besarnya, untuk lebih detailnya akan di terangkan saat praktek di lapangan besok. Begitu juga dengan pertanyaan masalah perjalanan usahanya.

Semua pertanyaan sudah terjawab, saatnya Pak Tajib memberikan dorongan dan motifasi. Beliau memberikan permainan berupa gambar, permainan ini tujuannya untuk mengajak peserta untuk merubah pola pikir dan cara pandang. Beliau menyuruh peserta untuk membagi gambar persegi menjadi empat bagian dan adil. Kebanyakan peserta jawabannya sama, hanya di beri garis silang, tiga garis sejajar kebawah, tiga garis sejajar mendatar, dan yang terakhir garis mendatar dan ke bawah. Mas Nadir bisa memberikan satu jawaban yang beda dari teman-temannya, inilah yang di harapkan fasilitator. Untuk menyelesaikan masalah jangan di pandang dari satu sisi, tapi di pandang dari berbagai sisi, walaupun hasilnya sama. Dengan permainan seperti ini, berakhirlah pertemuan kali ini dan di lanjutkan pertemuan berikutnya.