Belajar pertanian dan peternakan (9): Belajar membuat pupuk organik

Materi hari kedua peserta di ajak praktek langsung bagaimana cara membuat pupuk organik, yang bahan dasarnya kotoran sapi. Praktek di pandu mas Habib juga di bantu mas Udin (penjaga kandang). Sebelum praktek mas Habib memberi sedikit pengarahan dan penjelasan tentang pupuk organik, disamping menjelaskan cara pembuatan beliau juga menjelaskan bahan tambahan yang dibutuhkan untuk membuat pupuk organik, karena menurut beliau setiap tanaman kebutuhan nutrisinya berbeda-beda.

Awalnya peserta enggan tidak betah ditempat tersebut, karena baunya yang tidak enak. Setelah itu praktekpun dimulai, yang diawali oleh mas Udin. Setelah peserta melihat bagaimana mas Udin membuat, secara bergantian pesertapun turun dan praktek kecuali yang cewe. Dibawah ini adalah contoh cara membuat pupuk untuk tanaman padi dan jagung.

Sebelum mulai pembuatan, terlebih dahulu siapkan alat dan bahan.
Alat-alat yang di butuhkan antaralain :
1. Cangkul
2. Teng semprot
3. Ember plastik
4. Sekop

Sedangkan bahan yang di butuhkan:
1. Kotoran sapi
2. EM4
3. Air sumur

Semua peralatan dan bahan-bahan sudah tersedia sekarang tinggal cara pembuatannya.

Pertama yang harus di lakukan adalah melarutkan cairan EM4 menggunakan ember plastik. Untuk memenuhi tengki semprot, membutkan 14 liter air. Air di campur dengan EM4 hingga berwarna kecoklatan, jika sudah baru larutan tersebut di masukan ke dalam tengki yang sudah di siapkan.

Setelah melarutkan EM4, kotoran sapi yang sudah di siapkan di aduk di bikin rata, kira-kira sampai ketinggian 10 cm. Setelah rata, kotoran sapi di semprot dengan cairanĀ  EM4 sampai rata. Setelah di semprot rata, kotoran tersebut di tumpuk di pindah ke tempat yang berbeda atau sebelahnya. Hal tersebut terus menerus di ulangi sesuai dengan kebutuhan pupuk yang ingin di buat atau sesuai kebutuhan.

Setelah selesai semua, lebih baiknya bahan pupuk tersebut di tutup menggunakan plastik. Namun, suhu di dalamnya harus sering di kontrol, jangan sampai suhu di dalamya melebihi 75 derajat. Jika suhu melebihi batas yang di tentukan, kandungan dalam pupuk tersebut akan berkurang, karena unsur-unsur yang terkandung di dalamnya mati akibat panas tersebut.

Itulah cara sederhana pembuatan pupuk organik, dengan bahan dasar kotoran sapi. Cara inilah yang sering dilakukan mas Habib untuk kebutuhan tanamannya. Dan semoga peserta bisa mempraktekan kembali untuk percontohan di Daerahnya.